Senin, 25 Juli 2016

Kuretase Gingiva

Definisi 
  • Membuang dinding poket yang mengalami granulasi/fibroblastik/angioblastik dan inflamasi
  • Mengerok dinding dalam poket gingiva untuk menghilangkan jaringan nekrotik pada dinding poket 
Tujuan
  • Mengurangi kedalaman poket dengan terjadinya pengkerutan (shrinkage) gingiva/perletan jaringan ikat baru
Indikasi 
  • Poket Infrabony yang accessible (dapat dijangkau oleh peralatan kuret)
  • Poket absolut dengan kedalaman >3 mm - <6 mm atau poket relatif dengan keradangan terus menerus
  • Pembentukan perlekatan baru (New Attachment) pada poket infrabony moderate (kadang-kadang tidak disarankan bila letak sulit)
  • Pasien pasca dilakukan bedah flap periodontal dan masih terdapat jaringan yang oedem
  • Pasien kontraindikasi bedah dimana terdapat jaringan oedem yang tak dapat dihilangkan dengan scalling dan root planning saja
Prosedur
  1. Persiapan alat dan bahan 
  2. Persiapan Operator
  3. Pegaturan Posisi Kerja
  4. Aplikasi antiseptik pada daerah operasi
  5. Pemeriksaan poket memakai periodontal probe
  6. Menentukan elemen yang akan dikuret
  7. Lakukan anastesi lokal pada daerah operasi (infiltasi/blok)
  8. Lakukan scalling dan root planning pada elemen gigi didaerah operasi, dengan sisi tajam kuret gracey menghadap ke gigi. Kuret gracey yang dipakai sesuaikan elemen gigi yang dikerjakan.
  9. Menggunakan kuret gracey, buang jaringan nekrotik pada jaringan lunak. Sisi tajam kuret gracey menghadap jaringan lunak. kuret gracey yang dipakai sesuaikan dengan elemen yang dikerjakan
  10. Perhatikan finger rest saat melakukan kuretase, tanan kiri digunakan untuk menahan bagian luar pada jaringan lunak yang sedang dkerjakan
  11. Irigasi daerah operasi dengan larutan antiseptik
  12. Kontrol perdarahan dengan menggunakan kassa steril +/- 10-15 menit, tunggu hingga terjadi pembekuan darah (hemostasis)  
Note (Catatan Dosen) :
  • Kuretase dilakukan jika terjadi Hipertrofi (pembesaran sel), sedangkan Gingivektomi dilakukan jika terjadi Hiperplasi (penambahan jumlah sel) 
  • Kuretase gingiva tidak menyentuh dental deposit. Pembuangan dental deposit dilakukan dengan cara scalling dan root planning
  • Deposit yang menempel pada gingiva dapat menyebabkan keradangan pada gingiva sehingga harus dilakukan kuretase gingiva
  • Kuretase dilakukan hingga terlihat adanya darah segar yang keluar, semua jaringan granulasi hilang, dinding jaringan lunak halus, dan tidak ada sisa kalkulus (pengecekan dengan sonde)
Bisa lihat ini mungkin :) https://www.youtube.com/watch?v=l8Fy7ozhqHU

Referensi :
Carranza FA, Newman MG, Takei HH, Klokkevold PR. Clinical Periodontology. 10th edition 2006.
       Saunders

Tidak ada komentar:

Posting Komentar