- Membuang dinding poket yang mengalami granulasi/fibroblastik/angioblastik dan inflamasi
- Mengerok dinding dalam poket gingiva untuk menghilangkan jaringan nekrotik pada dinding poket
- Mengurangi kedalaman poket dengan terjadinya pengkerutan (shrinkage) gingiva/perletan jaringan ikat baru
- Poket Infrabony yang accessible (dapat dijangkau oleh peralatan kuret)
- Poket absolut dengan kedalaman >3 mm - <6 mm atau poket relatif dengan keradangan terus menerus
- Pembentukan perlekatan baru (New Attachment) pada poket infrabony moderate (kadang-kadang tidak disarankan bila letak sulit)
- Pasien pasca dilakukan bedah flap periodontal dan masih terdapat jaringan yang oedem
- Pasien kontraindikasi bedah dimana terdapat jaringan oedem yang tak dapat dihilangkan dengan scalling dan root planning saja
- Persiapan alat dan bahan
- Persiapan Operator
- Pegaturan Posisi Kerja
- Aplikasi antiseptik pada daerah operasi
- Pemeriksaan poket memakai periodontal probe
- Menentukan elemen yang akan dikuret
- Lakukan anastesi lokal pada daerah operasi (infiltasi/blok)
- Lakukan scalling dan root planning pada elemen gigi didaerah operasi, dengan sisi tajam kuret gracey menghadap ke gigi. Kuret gracey yang dipakai sesuaikan elemen gigi yang dikerjakan.
- Menggunakan kuret gracey, buang jaringan nekrotik pada jaringan lunak. Sisi tajam kuret gracey menghadap jaringan lunak. kuret gracey yang dipakai sesuaikan dengan elemen yang dikerjakan
- Perhatikan finger rest saat melakukan kuretase, tanan kiri digunakan untuk menahan bagian luar pada jaringan lunak yang sedang dkerjakan
- Irigasi daerah operasi dengan larutan antiseptik
- Kontrol perdarahan dengan menggunakan kassa steril +/- 10-15 menit, tunggu hingga terjadi pembekuan darah (hemostasis)
- Kuretase dilakukan jika terjadi Hipertrofi (pembesaran sel), sedangkan Gingivektomi dilakukan jika terjadi Hiperplasi (penambahan jumlah sel)
- Kuretase gingiva tidak menyentuh dental deposit. Pembuangan dental deposit dilakukan dengan cara scalling dan root planning
- Deposit yang menempel pada gingiva dapat menyebabkan keradangan pada gingiva sehingga harus dilakukan kuretase gingiva
- Kuretase dilakukan hingga terlihat adanya darah segar yang keluar, semua jaringan granulasi hilang, dinding jaringan lunak halus, dan tidak ada sisa kalkulus (pengecekan dengan sonde)
Referensi :
Carranza FA, Newman MG, Takei HH, Klokkevold PR. Clinical Periodontology. 10th edition 2006.
Saunders
Tidak ada komentar:
Posting Komentar