Dia Masa Laluku (1)
Menulis bukanlah bakatku, dan dengan menulis bukan berarti aku ingin semua orang tau mengenai kisah lalu merasa kasihan denganku. Tapi menulis menurutku, sesuatu hal yang bisa membuatku lega akan sesuatu hal yang terpendam dapat terungkapkan dengan sebuah kata-kata.
Iya, kali ini aku ingin menulis lagi dan mungkin mengenai masa lalu lagi..
Sudah setahun lebih beralu, entah mengapa rasaku tak pernah berubah pada masa lalu. aku merasa perasaan ini masih tetap sama, sama seperti awal kita dipertemukan.
Kini kamu telah memiliki yang baru, entah apa yang aku rasakan..
Apakah aku bahagia karena engkau menemukan yang baru dan sangat lebih baik dariku, ataukah aku bahagia karena Allah telah menunjukkan tentang mana yang terbaik :")
Apakah aku bersedih karena engkau telah berbahagia dengan yang lain? atau karena ini hanya rasa cemburuku yang belum bisa menerima kenyataan?
Jika kamu bertanya, bagaimana perasaanku sekarang. Aku menjawab tidak tau.
Banyak yang menanyakan kepadaku, mengapa aku tidak bisa melupakanmu ataupun mengikhlaskanmu. Aku jawab aku tidak tau.
Maafkan aku, tapi percayalah. Suatu hari nanti aku akan menghilang dan akan benar2 menghilang dari kehidupanmu. Tapi beri aku waktu, karena aku bukan kamu yang mudah untuk mengikhlaskan sesuatu hal yang telah membuatku nyaman dulunya..
Aku tau dia sangat baik dan sangat jauh lebih baik dariku. "Semoga kamu bahagia dengannya" mungkin ini kata-kata yang paling menyakitkan memang bagiku. Tapi, mungkin dengan ini aku ingin belajar untuk benar-benar melepaskan bersama orang lain, berhenti berharap, berhenti untuk mengingat masa lalu yang dulu sebelum kita berpisah kamu mengatakan untuk kita saling menjaga diri :")
Maafkan aku, yang menjadi pengganggu hidupmu. Semoga kamu dan dia bahagia..
Teruntuk kamu yang pernah membuatku nyaman :)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar